KARYA
TULIS
PEMANFAATAN PANDAN WANGI SEBAGAI
SHAMPO ANTIKETOMBE
Disusun
Oleh:
MADE ALGO ELLAIS FIRLANDO
SMA
LENTERA HARAPAN BANJAR AGUNG
T.A
2012/2013
Karya tulis yang berjudul “Pemanfaatan Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius) Sebagai Shampo Antiketombe”
telah disahkan pada:
Hari : Senin
Tanggal : 1 Oktober 2012
Tempat : SLH Banjar Agung
Penguji, Guru Pembimbing,
Ferdi Simanungkalit, S. Th Purnamasari Tarigan, S. Pd
Mengetahui,
Kepala
Sekolah Lentera Harapan
Haryo
Pamungkas, S.T.
PERSEMBAHAN
Karya
tulis ini, penulis persembahkan kepada:
1.
Orang tua tercinta, yang telah memberikan dukungan moril
maupun materil
2.
Haryo Pamungkas
S.T, sebagai kepala sekolah SMA Lentera Harapan
3.
Purnamasari
Tarigan S, S.Pd, sebagai guru pembimbing
4.
Santiana Silaban,
S.Pd, sebagai wali kelas XII IPA
5.
Guru-guru dan
Teman-teman yang telah membantu dan memberikan semangat kepada penulis.
Ø Jangan
menunda sesuatu pekerjaan yang sudah diberikan tanggung jawab
Ø Hidup
itu untuk berbagi kepada sesama
Puji syukur
penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yanng Maha Kuasa, yang telah melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan karya tulis
ini. Karya tulis yang berjudul “Pemanfaatan
Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius)
Sebagai Shampo Antiketombe” dalam hal ini
membahas tentang. Penulis berharap karya tulis ini bisa bermanfaat dan dapat
membantu menambah pengetahuan setiap pembacanya.
Penulis juga
mengucapkan terimakasih kepada:
- Haryo
Pamungkas S.T, selaku Kepala sekolah SMA Lentera Harapan Banjar Agung
- Purnamasari
Tarigan S, S.Pd, sebagai guru pembimbing
- Yohanes Tri
Cahyadi, S.Pd, sebagai guru bidang studi Bahasa Indonesia
- Santiana
Silaban, S. Pd, sebagai wali kelas XII IPA
- Guru-guru
dan teman-teman yang telah membantu dalam menyelesaikan karya tulis ini.
Penulis
menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu
Penulis mohon kritik dan saran yang bersifat membangun agar karya tulis ini
bisa lebih baik.
Banjar Agung, September 2012
MANFAAT PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius) SEBAGAI SAMPO ANTIKETOMBE
Oleh: Made Algo Ellais Firlando
Pandan wangi adalah jenis tumbuhan
monokotil yang memiliki daun beraroma wangi yang khas. Daunnya merupakan
komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan negara-negara Asia
Tenggara lainnya karena digunakan sebagai penyedap masakan utama.
Dalam karya tulis ini, dibahas mengenai bagaimana cara pemanfaatan pandan wangi untuk
menghilangkan ketombe. Tujuan dari
penulisan karya tulis ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari cara
pemanfaatan pandan wangi sebagai sampo antiketombe. Metode yang digunakan penulis dalam karya tulis ini adalah dengan
melakukan studi pustaka.
Kesimpulan yang diperoleh dari
karya tulis ini adalah daun pandan
wangi mengandung zat alkaloida, saponin, flavonoida, tannin, polifenol, dan zat
warna. Sehingga pandan wangi bermanfaat
sebagai shampo antiketombe.
Langkah-langkah
membuat shampo pandan wangi anti ketombe hanya memerlukan 7 lembar daun pandan
wangi, air, cobek atau blender, pisau dan saringan. Pertama, siapkan tujuh lembar daun pandan
berukuran 30 cm – 50 cm lalu cuci sampai bersih, lalu haluskan daun pandan
tersebut sampai hanya tersisa serat- seratnya saja menggunakan cobek,tambahkan
air 50 mL, selanjutnya ambil sari daun pandan menggunakan saringan lalu oleskan
ke seluruh kulit kepala.
Shampo pandan wangi tidak
memiliki pengaruh negatif terhadap kesehatan kulit kepala karena dibuat tanpa
ada bahan kimia atau campuran bahan lain. Oleh karena itu, pandan wangi sangat
dianjurkan bagi orang yang memiliki masalah ketombe.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL................................................................................................ i
PENGESAHAN....................................................................................................... ii
PERSEMBAHAN................................................................................................... iii
MOTTO.................................................................................................................. iv
KATA PENGANTAR............................................................................................. v
ABSTRAK.............................................................................................................. vi
DAFTAR ISI......................................................................................................... vii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.............................................................................................. 1
1.2 Batasan Masalah........................................................................................... 2
1.3 Rumusan Masalah........................................................................................ 2
1.4 Tujuan.......................................................................................................... 2
1.5 Manfaat........................................................................................................ 2
BAB II KAJIAN
PUSTAKA
2.1 Pandan Wangi .............................................................................................. 4
2.2 Klasifikasi Pandan Wangi............................................................................. 4
2.3 ketombe........................................................................................................ 4
2.4 Penyebab Ketombe....................................................................................... 5
2.4.1 Kulit Kepala Terlalu
Berminyak.......................................................... 5
2.4.2 Adanya Jamur..................................................................................... 5
2.4.3 Strees................................................................................................... 5
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1
Metode Penelitian......................................................................................... 7
3.2 Sumber
Data................................................................................................. 7
3.3
Teknik Pengumpulan Data............................................................................ 8
BAB IV PEMBAHASAN
4.1
Manfaat Tanaman Pandan Wangi................................................................. 9
4.2
Langkah-langkah Pembuatan Shampo Antiketombe Pandan Wangi............. 9
4.3
Pengaruh Negatif Penggunaan Pandan Wangi Sebagai Shampo Antiketombe 10
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1
Kesimpulan................................................................................................ 11
5.2
Saran.......................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................ 12
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Rambut adalah organ yang terdapat di bagian kepala
manusia. Fungsi utama rambut adalah untuk melindungi kulit kepala dari sinar
matahari. Selain itu, rambut juga sangat berpengaruh pada penampilan fisik
seseorang. Seorang wanita yang mencukur habis rambutnya (botak) akan sangat
berbeda penampilannya dengan wanita yang memiliki rambut yang panjang dan
lebat.
Semua manusia terlahir dengan memiliki rambut baik
pria atau wanita. Perbedaanya, pria identik dengan rambut yang pendek sedangkan
wanita identik dengan rambut yang panjang sehingga terlihat indah. Jenis-jenis
rambut ada yang keriting, bergelombang dan lurus sehingga dapat dibentuk dengan
berbagai cara untuk memperlengkapi penampilan fisik.
Oleh karena itu, rambut harus dijaga kesehatannya agar
tidak rusak dan rontok. Salah satu penyebab kerusakan dan rontoknya rambut
adalah ketombe. Ketombe pada rambut dapat timbul akibat dari kotoran yang
bersatu dengan minyak yang dihasilkan oleh kulit kepala. Hal ini dapat
menyebabkan kulit kepala terasa gatal.
Rambut indah tanpa ketombe merupakan rambut yang
diinginkan setiap orang. Namun, rambut seperti itu hanya sedikit saja orang yang
memilikinya. Berbagai usaha dilakukan untuk mendapatkan rambut indah tanpa
ketombe antara lain dengan menggunakan sampo yang bagus. Namun, banyak di antara
sampo yang bagus tersebut mengandung zat kimia yang tidak baik bagi kesehatan
rambut.
Pandan wangi adalah salah satu jenis tanaman yang sering
tumbuh di kebun atau di ladang. Tanaman ini banyak dibudidayakan karena mudah
tumbuh. Fungsi dari tanaman ini biasanya digunakan sebagai bahan penyedap
makanan. Namun, diketahui juga pandan wangi dapat berpengaruh dalam kesehatan
rambut yaitu sebagai shampo antiketombe.
1.2 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penelitian ini adalah:
a.
Manfaat tanaman pandan wangi.
b.
Langkah-langkah pembuatan shampo antiketombe pandan wangi.
c. Pengaruh
negatif penggunaan pandan wangi sebagai shampo antiketombe.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
a.
Apa saja manfaat tanaman pandan wangi?
b.
Bagaimana langkah-langkah pembuatan shampo antiketombe
pandan wangi?
c. Pengaruh
negatif apa yang ditemukan dalam penggunaan pandan wangi sebagai shampo antiketombe?
1.4 Tujuan
Penulisan karya tulis ini
bertujuan untuk:
a.
Untuk mengetahui manfaat tanaman pandan wangi
b.
Untuk mengetahui langkah-langkah pembuatan shampo antiketombe pandan wangi.
c. Untuk
mengetahui pengaruh negatif yang ditemukan dalam penggunaan pandan wangi
sebagai shampo antiketombe.
1.5 Manfaat
Manfaat yang penulis harapkan
melalui penulisan karya tulis ini adalah sebagai berikut:
a.
Bagi penulis, untuk menambah ilmu dan
pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah.
b.
Bagi
pembaca, mempelajari dan memahami tentang kelebihan pandan wangi sehingga
dipandang perlu untuk dikembangkan,
c.
Bagi
siswa, untuk menambah ilmu yang belum diketahui selama di bangku sekolah.
d.
Bagi guru,
sebagai sumber informasi yang dapat diajarkan kepada siswa.
KAJIAN PUSTAKA
Pandan wangi
adalah jenis tumbuhan monokotil yang memiliki daun beraroma wangi yang khas.
Daunnya merupakan komponen penting dalam tradisi masakan Indonesia dan
negara-negara Asia Tenggara lainnya karena digunakan sebagai penyedap masakan utama
(http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pandan_wangi).
Pandan wangi
tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau di kebun-kebun.
Pandan kadang tumbuh liar di tepi sungai, tepi rawa, dan di tempat-tempat yang
agak lembab.
Pandan wangi
selain sebagai rempah-rempah juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak
wangi. Daunnya yang harum kalau diremas atau diiris-iris, sering digunakan
sebagai bahan penyedap, pewangi, dan pemberi warna hijau pada masakan atau
penganan (Dalimartha, 2005, hal. 23).
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Pandanales
Famili : Pandanaceae
Genus : Pandanus
Spesies : Pandanus amaryllifolius
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Pandanales
Famili : Pandanaceae
Genus : Pandanus
Spesies : Pandanus amaryllifolius
(Sumber : http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pandan_wangi)
Ketombe
merupakan fenomena yang alami yang muncul pada semua orang. Tapi memang segala
hal kalau berlebihan akan menjadi masalah. Sama halnya dengan ketombe. Masalah
terjadi apabila sel kulit mati yang jatuh melebihi ukuran normal.
Penyakit kulit yang paling umum terjadi inilah yang
biasa disebut ketombe. Ketombe muncul karena kecepatan pergantian sel kulit
lebih cepat daripada laju normalnya.
Ketombe makin parah saat banyak mikroorganisme
seperti jamur menempel sehingga kepala jadi gatal. Jika jumlah ketombe basah
yang lengket makin banyak, pori-pori akan tersumbat sehingga rambut bisa rontok
(Young, 2005, Hal 128).
Penyebab ketombe antara lain ialah :
Sebagian orang berpikir bahwa
kulit kepala yang kering akan lebih rentan terkena ketombe, namun sebenarnya
justru kulit kepala yang berminyak yang rentan terhadap ketombe.
Setiap orang memiliki jamur
yang di kulit kepala yang dikenal dengan nama Malassezia. Jamur ini berfungsi mencerna minyak di kulit kepala.
Jika jumlah jamur di kulit kepala normal, maka akan baik-baik saja. Namun
adakalanya jumlah jamur meningkat tidak terduga sehingga mengakibatkan
tingginya pergantian sel kulit, penyebabnya adalah kulit kepala yang terlalu
lembab. Munculnya sel-sel kulit mati yang berlebihan akan mengakibatkan
penumpukan dan terbentuknya ketombe.
Tingkat stress yang tinggi
dapat membahayakan fungsi normal seluruh tubuh, termasuk kulit kepala, sehingga
bisa menyebabkan munculnya ketombe. (http://oketips.com/9448/tips-rambut-sehat-ketahui-5-faktor
-penyebab-ketombe/)
BAB III
METODOLOGI
PENELITIAN
3.1 Metode Penelitian
Metode penelitian adalah cara-cara berpikir dan
berbuat yang dipersiapkan dengan baik-baik untuk mengadakan penelitian, dan
untuk mencapai suatu tujuan penelitian, sedangkan metodologi adalah ajaran
tentang metode-metode. Dalam hal ini metode penelitian yang digunakan penulis
adalah kajian pustaka (http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2236640-pengertian-metode-penelitian/).
Kajian pustaka adalah kajian hasil penelitian yang
relevan dengan permasalahan dan berfungsi mengemukakan secara sistematis
tentang hasil penelitian yang diperoleh terdahulu dan ada hubungannya dengan
penelitian yang dilakukan (http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2230513-contoh-kajian-pustaka-skripsi).
3.2 Sumber Data
Data-data
yang digunakan penulis dalam proses kaji pustaka pada penulisan karya tulis ini
bersumber dari buku dan data internet.
1. Buku
Buku
adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah
satu ujungnya dan berisi tulisan dan gambar (http://id.m.wikipedia.org/wiki/buku).
Dalam
hal ini buku-buku yang penulis gunakan adalah “Buku Pengetahuan Paling Jorok
Sedunia“ dan ”Tanaman Obat di Sekitar Lingkungan”.
2. Data Internet
Internet
adalah jaringan komputer diseluruh penjuru dunia yang saling terhubung satu
sama lain dengan menggunakan standar internet
protocol suite (TCP/IP) sehingga antara komputer dapat dapat saling
mengakses informasi dan bertukar data
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam
karya tulis ini adalah studi pustaka yang dilakukan dengan cara membaca berbagai
buku tentang
pandan wangi serta
mencari berbagai informasi di internet.
PEMBAHASAN
4.1 Manfaat Tanaman Pandan Wangi
Pandan
wangi tumbuh di daerah tropis dan banyak ditanam di halaman atau di kebun.
Pandan wangi kadang tumbuh liar di tepi sungai, tepi rawa, dan di tempat-tempat
yang sedikit lembab, tumbuh subur dari daerah pantai sampai daerah dengan
ketinggian 500 m. pandan wangi selain sebagai rempah-rempah juga digunakan
sebagai bahan baku pembuatan minyak wangi. Daunnya harum kalau diremas atau
diiris-iris, sering digunakan sebagai bahan penyedap, pewangi dan pemberi warna
hijau pada masakan. Tanaman pandan wangi dapat menghilangkan ketombe karena
pandan wangi mengandung zat alkaloida, saponin, flavonoida, tannin, dan
polifenol. (https://tanamanobattradisionalku.wordpress.com/2012/05/12/daun-pandan-wangi-mengobati-lemah-saraf/).
4.2 Langkah-langkah
Pembuatan Shampo Antiketombe Pandan Wangi
Sebelum membuat sampo pandan
wangi, terlebih dahulu menyiapkan bahan-bahan dan alat-alat yang diperlukan.
Adapun bahan-bahan yang diperlukan sebagai berikut :
a. Tujuh
lembar daun pandan berukuran 30
cm – 50cm
b. Air sebanyak 50 mL
Sedangkan alat-alat yang diperlukan sebagai berikut
:
a. Cobek atau blender
b. Pisau
c. Saringan
` Berikut merupakan cara membuat sampo pandan wangi untuk
satu kali pemakaian tanpa menggunakan blender sebagai berikut:
a. Siapkan tujuh lembar daun pandan berukuran 30 cm – 50 cm lalu cuci
sampai bersih,
b. Haluskan daun pandan
tersebut sampai hanya tersisa serat- seratnya saja menggunakan cobek,
c. Tambahkan air 50 mL,
d. Ambil sari daun pandan menggunakan saringan.
Sedangkan cara membuat sampo
pandan wangi satu kali pemakaian menggunakan blender sebagai berikut:
a. Siapkan tujuh lembar daun pandan berukuran 30 cm – 50 cm lalu cuci
sampai bersih,
b. Potong daun- daun pandan tersebut menjadi bagian kecil-kecil,
c. Masukkan dalam blender, tambah air 50 mL,
d. Blenderlah,
e. Saring ampasnya.
Sampo pandan wangi ini mudah
dipakai, adapaun cara pemakaiannya ialah:
a.
Usapkan sampo pandan wangi ke seluruh kulit
kepala.
b.
Tunggu
lima menit (tidak perlu dipijat – pijat)
c. Bilas sampai bersih
4.3 Pengaruh Negatif
Penggunaan Pandan Wangi Sebagai Shampo Antiketombe
Pembuatan shampo dari pandan
wangi tidak menggunakan bahan kimia atau bahan campuran bahan lain sehingga
sesuai dengan sifat asli tanaman yang alami. Oleh karena itu tidak ada pengaruh
negatif yang signifikan terhadap kesehatan terutama rambut dan kulit kepala.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Daun pandan wangi mengandung zat
alkaloida, saponin, flavonoida, tannin, polifenol untuk menghilangkan ketombe. Sehingga pandan wangi bermanfaat sebagai
shampo antiketombe.
Langkah-langkah
membuat shampo pandan wangi antiketombe hanya memerlukan 7 lembar daun pandan
wangi, air, cobek atau blender, pisau dan saringan. Pertama, siapkan tujuh
lembar daun pandan berukuran 30 cm – 50 cm lalu cuci sampai bersih, lalu
haluskan daun pandan tersebut sampai hanya tersisa serat- seratnya saja
menggunakan cobek,tambahkan air 50 mL, selanjutnya ambil sari daun pandan
menggunakan saringan lalu oleskan ke seluruh kulit kepala.
Shampo antiketombe pandan
wangi tidak memiliki pengaruh negatif karena tidak menggunakan bahan kimia atau
bahan campuran bahan lain.
Saran yang
dapat penulis anjurkan bagi pembaca yang ingin mencoba membuat shampo
antiketombe pandan wangi adalah:
1. Daun pandan yang digunakan untuk membuat
sampo sebaiknya masih segar dan ukurannya 30 – 50 cm karena jika sudah layu
atau berukuran kecil akan mengurangi zat-zat yang terkandung didalamnya.
2. Sebaiknya membuat shampo pandan wangi untuk sekali pemakaian. Jika lebih dari sekali
pemakaian karena sampo daun pandan hanya bertahan untuk tujuh hari saja. Jangan
lupa untuk mengaduk shampo
yang telah disimpan sebelum dipakai.
DAFTAR PUSTAKA
Dalimartha, Setiawan. (2005). Tanaman Obat di Sekitar Lingkungan. Jakarta. Penerbit Puspa Sehat
NN. (2011). Contoh kajian pustaka skripsi. Diambil
tanggal 8 september 2012, dari http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2230513-contoh-kajian-pustaka-skripsi/
NN. (2012). Daun
Pandan Wangi Mengobati Lemah Saraf. Diambil tanggal 10 september 2012, dari
https://tanamanobattradisionalku.wordpress.com/2012/05/12/daun-pandan-wangi-mengobati-lemah-saraf/
NN. (n.d). Pandan
wangi. Diambil tanggal 4 September 2012, dari http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pandan_wangi\
NN. (2011). Pengertian
Metode Penelitian. Diambil tanggal 8 september 2012, dari http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2236640-pengertian-metode-penelitian/
NN. (2012). Pengertian
Internet Jaringan Komputer. Diambil tanggal 10 september 2012, dari http://www.weblog.web.id/2012/08/pengertian-internet-jaringan-komputer.html?m=/.
NN. (2011). Tips
Rambut Sehat: Ketahui 5 Faktor Penyebab Ketombe. Diambil tangal 4 september
2012, dari http://oketips.com/9448/tips-rambut-sehat-ketahui-5-faktor
-penyebab-ketombe/
NN. (n.d). Buku. Diambil tanggal 4 september 2012,
dari
Young. Yim Sook, (2005). Buku Pengetahuan Paling Jorok Sedunia.
Jakarta. Penerbit PT Bhuana Ilmu Populer.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar